Chelsea Meningkatkan Performanya Dan Waspadai Unai Emery, Pelanggan Yang Suka Juara Liga Europa

Chelsea Meningkatkan Performanya Dan Waspadai Unai Emery, Pelanggan Yang Suka Juara Liga Europa

David Luiz, Bek Chelsea yang dulu sudah punya pengalaman dilatih oleh Unai Emery saat masih bermain di PSG dulu. Dari penilaian tim Chelsea, yakin bahwa pelatih Arsenal sekarang yangs udah menjabat sejak 2018 kemarin sudah cukup handal memenangkan Liga Europa.

David Luiz akan bertemu dengan skuat asuhan mantan pelatihnya tersebut dalam laga final Liga Europa yang berlangsung pada hari Kamis minggu ini tanggal 30 mei 2019 yang akan datang. Pertandingan laga final liga Europa akan digelar di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan.

Liga Europa adalah kompetisi yang cukup akrab dengan Emery. Pria asal Spanyol tersebut pernah memenangkan ajang kasta kedua Eropa itu dan berhasil memperoleh sebanyak tiga kali, yang semuanya diraih saat masih menukangi tim La Liga, Sevilla.

Emery Sering Menjadi Juara

Tak banyak sejarah yang bisa diingat oleh David Luiz soal Emery di PSG. Karena, Emery resmi bergabung dengan klub berjuluk Les Parisiens itu beberapa saat sebelum David Luiz bergabung kembali dengan Chelsea di tahun 2016.

Tetapi sejarah yang sangat di ingat, Emery punya nama besar di Liga Europa. Oleh karena itu, ia berharap para pemain Chelsea lainnya bisa tetap fokus pada laga tersebut karena jika tidak, satu-satunya peluang mereka untuk mengakhiri musim dengan piala bisa menjadi sia-sia dan tidak membuahkan hasil apa-apa.

“Saya berkesempatan untuk bekerja dengan Unai selama beberapa bulan dan dia adalah sosok dan pelatih yang hebat, dan terutama pada kompetisi ini. Dia tahu cara memenangkannya,” ujarnya kepada situs resmi klub.

“Itulah kenapa Arsenal ada [di final], itulah kenapa Unai ada di sana, sehingga kami harus sadar dan mengambil cara yang tepat untuk mengalahkan Unai dan Arsenal,” lanjutnya.

Sejarah David Luiz Lainnya

David Luiz menjelaskan pada khalayak umum lebih banyak apa yang ia ingat soal Emery. Ia menjelaskan bahwa pelatih berusia 47 tahun ini masih mampu untuk membangun tim dengan sportif dan semangat yang besar yakin akan menang.

“Dia sangat bersemangat saat bekerja. Dia membangun tim dengan semangat pertandingan,” tambahnya.

“Saya pikir berada di PSG bagus untuknya, dan sekarang juga di Arsenal karena dia bisa berbahasa Prancis serta semua pemain hebatnya juga berbicara dengan bahasa Prancis. Itu bagus untuk berhubungan dengan para pemain,” lanjutnya. Lalu saat ini, ada tiga pemain Arsenal yang juga berasal dari Prancis yaitu Laurent Koscielny, Matteo Guendouzi, dan Alexandre Lacazette. Selain itu, Pierre-Emerick Aubame yang yang bekebangsaan Gabon dan juga berdarah Prancis menjadi salah satu pemain di Arsenal juga.

About the author

admin

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *